Kreartos

Framework Backend Terbaik

5 Framework Backend Terbaik untuk Pengembangan Website

Anda ingin mengembangkan website UMKM agar bisnis semakin leluasa dalam melakukan ekspansi ke ranah digital? Maka Anda butuh framework backend terbaik yang dapat mendukung pengembangan website tersebut saat tim developers sedang berjibaku dengan tugas mereka. Untuk lebih lanjutnya, Anda bisa cari tahu langsung 5 framework backend terbaik di 2022 yang layak dicoba ketika hendak mengembangkan website perusahaan Anda.

5 Framework Backend Terbaik di Tahun 2022

Dalam proses pengembangan sebuah website, terdapat dua kategori utama yang menjadi pondasi awal pengerjaan. Dua pondasi tersebut adalah pengembangan backend dan pengembangan frontend. Sementara pengembangan backend bertanggung jawab pada proses yang terjadi di sisi server. Maka pengembangan frontend bertugas pada proses interface yang mendukung interaksi dengan para pengguna.

Sebagaimana yang dijelaskan di atas, peran tim backend developer tentu saja berbeda dengan frontend developer. Tugas backend berfokus pada sisi server, database, dan bagaimana dua hal tersebut terhubung dan berinteraksi satu sama lainnya. Sementara, frontend bertugas pada tampilan website secara keseluruhan ketika digunakan atau diakses oleh para pengunjung.

Untuk mengembangkan website di sisi server dibutuhkan beberapa keterampilan yang mana salah satunya adalah memahami kerangka kerja atau framework developer. Untuk lebih lanjutnya, berikut beberapa framework backend terbaik di tahun 2022 yang perlu Anda pahami.

1. Spring Framework + Spring Boot untuk Java Developers

Jika ada hal yang begitu daim di dalam dunia pemrograman, Java adalah salah satunya. Ini adalah bahasa pemrograman yang begitu populer dan selalu evergreen untuk mengembangkan backend sebuah website. Dan Spring Framework adalah salah satu framework Java terbaik di tahun 2022 ini yang dipadukan dengan Spring Boots.

Di rilis pada tahun 2002 silam, Spring Framework hari ini terus menjadi framework backend terbaik dan paling populer digunakan. Hal ini karena telah dipadukan penggunaanya dengan Spring Boot yang dapat mengatasi overhead konfigurasi ketika terjadi di Spring Framework.

Dengan menggunakan framework ini, Anda akan memiliki ragam fungsionalitas seperti caching, manajemen transaksi, manajemen konfigurasi, pemantauan, serta etsa keamanan ketika Anda menggunakan Spring Framework, Spring Boot, Spring Cloud Spring Security, dll.

2. Django untuk Python Developers

Django adalah framework Phyton paling populer digunakan. Berawal dengan konsep Don’t Repeat Yourself (DRY), Django berfokus pada penggunaan kode yang mudah diulang, sehingga mempercepat proses pengembangan sebuah website. Dan Django merupakan framework backend terbaik juga sangat aman.

Sebagai framework Python, Django lumayan user-friendly dan mudah dipelajari. Bahkan Django telah menjadi framework full-stack paling populer yang menyediakan banyak fungsionalitas, seperti dukungan REST API.

3. Express.js untuk JavaScript Developers

JavaScript adalah bahasa pemrograman paling populer di seluruh dunia. Dengan munculnya Node.js, popularitas JavaScript meningkat pesat dan dalam dekade terakhir, Node.js telah menjadi eminen.

Tentu saja ada alasan mengapa Express.js dirilis untuk pengembang Node.js pada pada 2010 silam. Karena Express.js adalah framework Node.js yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi web agar menjadi lebih sangat fleksibel. Tentu saja framework ini layak masuk daftar 5 framework backend terbaik di 2022, dan seterusnya.

Mengingat bahwa JavaScript adalah bahasa web developers paling populer dan mungkin satu-satunya bahasa yang menyediakan pengembangan full-stack dari depan ke belakang hingga pembelajaran seluler, Expressjs dapat menjadi pilihan tepat untuk mengembangkan aplikasi website Anda.

4. ASP.NET Core untuk .NET Developers

ASP.NET core adalah penerus dari ASP.NET sebelumnya. Ini adalah framework open-source, platform-independen yang digunakan untuk membangun aplikasi web pada platform .NET.

ASP.NET core dianggap sebagai salah satu framework backend terbaik karena merupakan versi gabungan dari ASP.NET MVC dan ASP.NET Web API yang kemudian menjadi modul pemrograman, sehingga membuatnya lebih solid.

5. Laravel untuk PHP Programmers

PHP adalah salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan dalam proses backend developers. Laravel adalah kerangka kerja PHP yang didasarkan pada arsitektur MVC. Ini adalah framework ramah pemula dengan kapasitas interface yang ramah pengguna, memiliki perpustakaan data yang luas, dan dukungan API nan genial.

Ketika menggunakan Laravel, Anda dapat menyederhanakan proses backend developers sambil membangun aplikasi web modern nan aman. Ini terutama jika Anda sedang mengembangkan aplikasi non-trivial.

Kesimpulan

Demikian ulasan tentang 5 framework backend terbaik untuk pengembangan aplikasi website di tahun 2022 ini. Semua itu bisa Anda pelajari sebelum Anda mulai membangun website untuk mendukung ekspansi bisnis Anda ke ranah digital. Tentu saja masih ada framework lainnya yang juga bisa Anda pelajari di ke depan harinya.

Jika Anda tertarik membangun website untuk bisnis yang saat ini Anda miliki, sila hubungi langsung dan konsultasikan segera besama kami melalui link di bawah ini.

Mulai Konsultasi