Kreartos

Bounce Rate dan Dampaknya

Bounce Rate dan Dampaknya Terhadap Website

Dalam sebuah analogi, bounce rate atau rasio pentalan ialah ibarat sebuah etalase yang memajang ragam produk. Dan orang-orang yang datang hanya sekadar melihat lantas pergi begitu saja. Tanpa memegang produk tersebut. Tanpa bertanya lebih lanjut. Tak ada ketertarikan, sebab mereka hanya melihat sekilas lantas semenit kemudian langsung bergegas. Jadi, untuk Anda yang saat ini sedang mengembangkan bisnis melalui website, mengetahui bounce rate dan dampaknya terhadap website adalah salah satu langkah agar pemasaran digital tetap berjalan sesuai target yang telah dicanangkan.

Apa itu bounce rate dan dampaknya?

Bounce rate penting untuk mengetahui seberapa banyak orang yang tertarik pada website Anda. Keberadaanya menunjukkan sebarapa kuat mereka terlibat dengan konten atau produk yang Anda tampilkan di website tersebut. Selain itu, bounce rate juga berhubungan dengan user experience.

Penghitungan bounce rate dimulai ketika seseorang mengunjungi halaman website. Namun, mereka tidak memiliki ketertarikan. Hanya membuka website dan sebentar kemudian menutupnya. Karena itu, keberadaan bounce rate bisa dijadikan parameter akan orang-orang yang langsung meninggalkan halaman sebuah website, tanpa melakukan tindakan tertentu, seperti membuka halaman blog dan membaca artikelnya, melakukan pembelian, mengisi formulir konsultasi, atau tindakan-tindakan lainnya.

Jika Anda menjadikan webiste sebagai lahan digital marketing perusahaan, tentu penting untuk memahami ini secara keseluruhan. Sebab ini akan memengaruhi strategi pemasaran perusahaan. Contohnya, bounce rate yang buruk mungkin berakar dari persoalan teknis SEO, desain website yang berat dan ketika halaman web dibuka loadingnya cukup lama, dll.

Jadi, bounce rate yang baik itu seperti apa?

Apa yang menyebabkan bounce rate menjadi bagus untuk sebuah website? Untuk mencari tahunya, Anda harus memahami perbedaan antara high bounce rate (rasio pentalan tinggi) dan low bounce rate (pentalan rendah).

Sederhananya, jika itu high bounce rate maka berarti sesi durasi pengunjung yang membuka website Anda secara keseluruhan singkat; mereka mengunjungi website dan kemudian pergi. Jika itu low bounce rate maka itu berarti pengunjung menghabiskan waktu yang cukup lama di website Anda dan juga mengklik ragam tautan yang tersedia.

Namun, tidak ada terminologi absolut akan bounce rate yang baik vs. bounce rate yang buruk. Pada dasarnya, bounce rate yang tinggi tidak selalu merupakan hal yang buruk, vice versa. Mengenai bounce rate yang baik dan buruk ini kemudian menjadi istilah relatif yang yang takrifnya dapat berubah sesuai dengan kriteria yang berbeda, termasuk yang subjektif. Misalnya, seperti yang dijabarkan di halaman Google Support:

“Jika standardisasi keberhasilan situs Anda bergantung pada visitor yang melihat lebih dari satu halaman di website Anda, maka, ya, bounce rate yang tinggi itu buruk… Namun, di sisi lain, jika Anda memiliki desain website single page seperti blog, atau menawarkan jenis konten yang hanya berpusat pada satu halaman semata, maka bounce rate yang tinggi sangat normal.”

Cara sederhana untuk memahami baik-buruknya bounce rate ialah jika Anda memiliki website e-Commerce. Beranda utama Anda memiliki bounce rate yang tinggi dari halaman mana pun di website tersebut, misalnya karena Anda ingin mengarahkan visitor mulai mencari produk yang menarik dan melakukan pembelian di halaman khusus produk.

Jadi, bounce rate yang baik itu seperti apa? Merujuk persentase umum yang dijelaskan Google sSupport, bounce rate yang tinggi berada di antara 56% hingga 70%, bounce rate rata-rata antara 41% hingga 55%, dan bounce rate yang optimal ada di kisaran 26% hingga 40%. Untuk lebih mudahnya, Anda juga bisa memeriksanya melalui Google analytics.

Kesimpulan

Bounce rate adalah faktor krusial yang juga merupakan metrik penting untuk mengukur keberhasilan tim digital marketing perusahaan. Anda bisa jadikan ini sebagai tolok-ukur atas perencanaan-perencanaan ke depannya agar pemasaran Anda menjadi lebih menarik dan membuat pengunjung mulai melakukan transaksi.

Ingin tahu lebih banyak lagi perihal bounce rate dan dampak lainnya terhadap website? Khususnya mengenai desain dan pengembangan website yang menarik sehingga web Anda nantinya menjadi lebih ramah SEO? Langsung konsultasikan bersama tim kami melalui link di bawah ini:

Mulai Konsultasi