Kreartos

Apa Itu Web Security dan Mengapa Ia Begitu Penting untuk Website Anda?

Mengapa Web Security Begitu Penting untuk Website Bisnis?

Di era kiwari kita sepenuhnya bergantung pada bisnis yang didukung oleh ragam saluran digital. Kendati begitu, hal fundamental yang dipikirkan oleh pelaku bisnis adalah: Apakah mereka benar-benar membutuhkan website? Seberapa secure website untuk mengamankan aset bisnis? Sebab, dari data yang dipaparkan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terdapat sekitar 1,6 miliar serangan siber sepanjang tahun 2021. Tingginya tren ini membuat website rentan terkena serangan cyber. Di sinilah peranan penting web security dalam mengamankan website Anda dari kerugian akibat cyber crime.

Apa itu Web Security?

Website Anda tiba-tiba lemot dan susah diakses oleh pengunjung? Terserang malware, spam, dan masuk daftar hitam mesin pencarian Google? Mengalami defacement, serangan yang membuat konten website Anda diganti sesuka hati oleh peretas? Tentu situasi ini benar-benar dapat menyita perhatian dan pikiran Anda, bukan?

Fungsi utama web security adalah melindungi website dari hal-hal di atas, dari malfungsi, phishing, dan ragam kejahatan siber lainnya. Karena itu, diperlukan fungsi pemindaian keamanan sebuah situs internet atau website demi meminimalisir kerentanan. Pun dibutuhkan pengujian keamanan agar website Anda mampu bertahan dari pencurian data dan kerugian lain akibat ulah hacker (peretas digital).

Dalam lanskap digital ini, keamanan siber telah menjadi perisai utama agar bisnis berjalan selaras dengan kemajuan teknologi. Website yang Anda punya tentu memerlukan fungsi deteksi, fungsi pemantauan, peningkatan, dan perawatan berkelanjutan untuk menghindari resiko yang merugikan. Dengan menerapkan serangkaian tindakan pelindung dan protokol tersebut, website dapat terlindung dari serangan peretas digital.

Selain itu, untuk mengimbangi ancaman baru di tengah pertumbuhan teknologi yang semakin canggih, fitur web security harus terus diterapkan dan di-update sejak awal, dan secara proaktif dapat dipantau dengan mudah. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir terjadinya crash atau website menjadi lambat, loss traffic, yang kemudian membuat Anda kehilangan data-data penting, seperti informasi klien, dll.

Resiko Keamanan yang Rentan Terjadi pada Website?

Berikut beberapa resiko keamanan paling umum yang akan sering Anda dapatkan ketika website perusahaan tidak dilengkapi dengan web security yang memadai:

Malware: Software yang dirancang khusus oleh pelaku cyber crime untuk masuk ke dalam sistem komputer atau server website. Berfungsi untuk mengganggu dan merusak sistem.

Backlisting: Website yang terserang Malware akan dideteksi oleh mesin pencari Google dan diberi tanda peringatan. Pengunjung otomatis tidak akan bisa mengakses website. Jika tidak diatasi maka mesin pencari akan menghapus website dari daftar halaman pencarian.

Vulnerability exploits: Website dengan web security yang tidak memadai akan rentan dieksploitasi. Peretas dengan mudahnya mencuri data-data penting website seperti informasi bisnis, klien, dll.

Defacement: Serangan pada website dengan mengubah tampilan visual, halaman web, dan juga konten yang terdapat di dalamnya.

Sensitive data exposure: Software khusus untuk menampilkan informasi sensitif melalui URL, lalu membuat kode yang buruk dalam website agar risiko kerentanan semakin tinggi.

Buffer Overflow: Membuat lokasi penyimpanan data berdekatan dengan software khusus yang dibuat untuk menimpa data yang telah ada agar menjadi overwritten. Data lama yang ditimpa akan sulit dipulihkan kembali.

Mengapa Anda Butuh Web Security untuk Keamanan Web Perusahaan?

Sebagaimana Theory of Needs-nya Abraham Maslow, website juga memiliki kebutuhan akan keamanan (safety needs). Fungsinya utamanya agar website terus beroperasi dengan lancar. Karena itu, dibutuhkan tindakan proaktif agar keamanan website tetap terjaga.

Ingat, kerentanan yang terjadi akibat kurangnya web security tidak hanya menghancurkan aplikasi web. Namun, juga menurunkan reputasi, jumlah pengunjung, bahkan penghapusan website dari mesin pencarian Google.

Adanya tindakan pencegahan dan pengelolaan keamanan website secara proaktif, dapat membuat Anda terhindar dari cyber crimes. Semua dibutuhkan agar website tetap beroperasi secara lancar sehingga tujuan awal bisnis dapat terus tercapai.

Apa Saja Hal yang Anda Butuhkan untuk Mengamankan Website dari Serangan Cyber?

Sertifikat SSL: Berguna untuk melindungi email, kata sandi, detail pengguna, detail kartu kredit, dll., saat situs Anda men-transfernya ke server.

Firewall aplikasi web (WAF): Untuk menghentikan serangan otomatis yang sering dialami oleh website kecil atau baru.

Website security scanner: Untuk mendeteksi kerentanan, malware, dan masalah keamanan lainnya sehingga dapat meminimalisir cyber crimes.

SQL Injection: Untuk mencegah injeksi SQL agar dapat menghindari pelanggaran keamanan dalam situs web.

Software updates system: Website dengan hosting Content Management System (CMS) berisiko lebih tinggi disusupi karena kelemahan dan masalah keamanan yang sering ditemukan pada plugin dan aplikasi pihak ketiga. Anda dapat mengamankannya dengan menginstal pembaruan plugin dan software inti secara tepat waktu.

Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS): Protokol komunikasi internet untuk menjaga integritas dan kerahasiaan data antara komputer pengguna dan situs web. Data yang dikirim menggunakan HTTPS akan dilindungi protokol Transport Layer Security, yang terdiri dari tiga lapisan pelindung utama berupa: Enkripsi, Data Integrity, dan Otentikasi.

Multi-Faktor berbasis SSO untuk Situs Web Aman: Single Sign-On (SSO) adalah teknik otentikasi tingkat lanjut yang menyederhanakan proses login dan memungkinkan Anda mengakses beberapa aplikasi dengan satu kali login.

Multi-Factor Authentication (MFA): Memungkinkan Anda untuk menambahkan proses otentikasi berlapis yang menggabungkan kredensial login dengan elemen identitas independen.

Diligence, Policies, and Firewalls for Cross-site script attack (XSS): Solusi paling umum untuk melindungi website dari serangan XSS dan serangan web lainnya.

Serangan XSS: Untuk menghindari peretas menyuntikkan JavaScript berbahaya ke halaman web secara langsung.

Implement secure backup and recovery: Bisnis kecil atau besar harus memahami dampak kehilangan data karena cyber crimes.

Firewall Aplikasi Web: Membantu Anda mengendalikan traffic internet agar gateway web berfungsi aman dan Anda terlindung dari cyber crimes seperti: Cross-site scripting, file inclusion, SQL injection, dll.

Kesimpulan

Pada akhirnya, kami yakin Anda saat ini telah memahami apa itu web security. Penjelasan-penjelasan kami di atas merupakan hal-hal yang paling mendasar, namun efektif untuk memahami mengapa Anda membutuhkan keamanan web yang mumpuni. Ini semua bermuara pada tujuan awal agar website jauh dari ancaman cyber crimes. Kendati begitu, Anda harus selalu waspada dan tetap proaktif dalam menjaga aset digital bisnis Anda.

Untuk lebih lanjutnya, Anda dapat menghubungi kami agar dapat membantu menjaga situs web Anda tetap aman dan terlindungi. Langsung konsultasikan bersama kami melalui link di bawah ini: